Porprov Tertunda, KORMI Pamekasan Tidak Kendurkan Latihan

  • Whatsapp

KM SPORT | Penundaan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tradisional Jawa Timur hingga saat ini waktunya belum ditetapkan. Namun, lokasi pelaksanaannya tetap akan dilangsungkan di Kabupaten Pacitan.

Ketua Harian Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Pamekasan Sapto Wahyono mengatakan, kemungkinan pelaksanaan bulan Juli mendatang. “Sampai sekarang belum ada konfirmasi tanggal pelaksanaan,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Kendati belum jelas waktu pelaksanaannya, Sapto menyebutkan, latihan oleh 12 atlet dari empat cabang olahraga (cabor) terus dilakukan. Latihan dilakukan setiap hari Jumat dan Minggu secara rutin di Lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan. Empat cabor itu terdiri dari hadang, sumpit, godakan, dan enggrang.

Cabor hadang akan mengirimkan empat orang atlet putri. Sementara cabor sumpit akan mengutus dua orang atlet laki-laki. Cabor enggrang akan mengutus dua orang atlet laki-laki dan untuk cabor godakan akan mengirimkan empat orang atlet putri. Sapto menyebutkan, ini merupakan kali pertamanya, KORMI mengikuti porprov.

“Tapi kami tetap target naik podium meski ini baru,” ucap Sapto.

Latihan selama masa wabah Covid-19 dilakukan secara rutin sambil lalu berjemur untuk mengantisipasi terinfeksi dari virus Covid-19. Untuk mengikuti porprov, pihaknya mengaku tidak mendapatkan alokasi anggaran yang cukup. Sebab selama satu tahun, KORMI Pamekasan hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp100 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan. Dari anggaran itulah pihaknya manfaatkan untuk kebutuhan operasional persiapan porprov.

“Intinya berapapun anggaran yang diberikan pemkab ke KORMI, kita berterima kasih,” kata Sapto.

Dia menyebutkan, kendati waktunya belum jelas, kegiatan porprov akan dilaksanakan di Pacitan selama tiga hari. Pihaknya sudah melakukan persiapan bahkan semua atlet sudah siap mengikuti porprov. Kesehatan para atlet juga terus diperhatikan terutama dari ancaman wabah Covid-19 dengan melakukan vaksinasi.(ali/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *