KONI Pamekasan Persiapkan Musorkab

  • Whatsapp
Periode Pengurus KONI Pamekasan akan berakhir pada akhir bulan Oktober ini dan akan menggelar Musorkab. (Foto: Ist)

KMSPORT | PAMEKASAN – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pamekasan saat ini memasuki masa akhir jabatan. Ketua KONI Pamekasan Loekman Al-Hakim mengatakan, masa kerjanya akan berakhir pada akhir bulan Oktober mendatang.

Pihaknya saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan pembentukan panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab), mulai dari steering committee (SC) hingga organizing committee (OC).

Bacaan Lainnya

Sementara untuk waktu pelaksanaan Musorkab belum ditetapkan karena belum melaksanakan rapat paripurna bersama seluruh cabang olahraga (cabor) di bawah binaan KONI Pamekasan.

Loekman menyebutkan, salah satu poin penting yang bakal dibahas pada Musorkab mendatang yaitu pemilihan Ketua KONI Pamekasan. Menurutnya, syarat untuk menjadi ketua KONI tidak terlalu sulit. Terpenting memiliki komitmen memajukan olahraga di Pamekasan dan diusung oleh cabor.  saat ini, ada 25 cabor yang berada di bawah binaan KONI Pamekasan.

Untuk jabatan ketua maksimal menjabat dua periode. Loekman mengaku bersedia jika dirinya diusung kembali pada Musorkab mendatang. Namun baginya, pemilihan ketua KONI Pamekasan bukanlah tujuan akhir. Namun terpenting komitmen memajukan prestasi olahraga.

“Kalau mencalonkan tidak. Tapi kalau dicalonkan mungkin iya. Mungkin beberapa cabor masih ingin saya memimpin KONI, maka harus siap,” tukasnya.

Selain dirinya, salah satu figur terkuat yang masuk dalam bursa calon ketua KONI Pamekasan yaitu mantan Ketua Partai Gerindra Pamekasan Agus Sujarwadi. Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu memiliki visi dan gagasan besar untuk memajukan prestasi olahraga di Pamekasan.

Bahkan diketahui, 60 persen cabor di Pamekasan telah diajak berkonsolidasi untuk menatap masa depan olahraga lebih membanggakan bersama KONI di masa kepemimpinannya nanti. Sebab menurutnya, dana hibah yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terhadap KONI tidaklah sedikit dan akan sangat mampu memajukan olahraga jika dikelola dengan baik.

“Kalau tahun sebelumnya, dana hibah dari pemkab itu Rp5 miliar. Sayang sekali jika ini tidak dimaksimalkan untuk memajukan prestasi olahraga. Padahal sangat bisa,” ucapnya meyakinkan.

Bahkan, Agus telah memiliki persiapan serta strategi untuk mensukseskan pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) Jawa Timur pada 2022 mendatang. Kendati begitu, dirinya bersama tim yang mendukungnya mengaku tidak memaksakan kehendak. Bahkan, niat baiknya itu akan percuma jika Bupati Pamekasan tidak merestui. Sebab, KONI dan Pemkab Pamekasan harus selalu bersinergi agar bisa menciptakan perubahan di dunia olahraga.

“Walaupun nanti terpilih, apakah guna jika tidak direstui oleh bupati. Saya bahkan siap mengurungkan niat, jika bupati menganggap saya tidak layak, atau ada yang dinilai lebih layak,” terangnya.

Selain itu, di antara deretan figur yang muncul yaitu Ketua Harian Komite Olahraga Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Pamekasan saat ini, Sapto Wahyono. Pria yang mengaku dibesarkan oleh Madura United itu mengaku siap jika para cabor mengusungnya sebagai calon Ketua KONI Pamekasan. Namun, dia mengaku masih perlu restu dari Presiden Madura United.

Menurutnya, KONI Pamekasan ke depan lebih mengayomi seluruh cabor yang ada. Pelaku olahraga perlu dirangkul dengan erat dengan kekeluargaan yang erat. Salah satunya yaitu olahraga otomotif. Sebab menurutnya, cabor yang satu ini cukup maju di beberapa daerah lain, namun di Pamekasan masih belum maksimal.

“Siapapun ketuanya nanti, saya titip. Pegiat olahraga otomotif ini harus dirangkul dan dibina dengan baik,” ujarnya. (ali/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *