Ini Penyebab Penjualan Merchandise Madura United Merosot

  • Whatsapp

KM SPORT | Dampak negatif wabah Covid-19 bukan hanya dirasakan oleh seluruh pesepakbola di Indonesia. Namun, juga menimpa Madura United Store.

Semenjak adanya wabah Covid-19 dan tidak adanya kompetisi Liga 1, toko merchandise resmi Madura United tersebut mengalami penurunan penjualan.

Bacaan Lainnya

PIC Madura United Official Store Noval Rahmat mengatakan, adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dirasakan sangat nyata. Karena sebelum adanya PPKM, Madura United Store masih dikunjungi oleh beberapa masyarakat.

“Semenjak PPKM, tidak ada suporter setia Madura United yang datang ke sini,” terang Noval Rahmat, Kamis (5/8/2021).

Hal itu, tambahnya, karena selama PPKM, ada pembatasan kegiatan masyarakat dan mengganggu operasional outlet. Sehingga, Madura United Store harus beroperasi secara terbatas.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelum adanya wabah Covid-19, penjualan Merchandise di Madura United Store setiap harinya bisa mencapai hingga 15 persen. Namun, ketika adanya wabah Cobid-19 dan PPKM, penjualan Merchandise mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pihaknya berharap kompetisi Liga 1 kembali berlangsung. Agar penjualan merchandise Madura United kembali mengalami peningkatan seperti sebelumnya.

“Merchandise ini salah satu penyumbang terbesar bagi klub. Makanya, kami harap kompetisi musim ini segera digulirkan,” sambungnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, yang terpenting saat ini bagaimana kompetisi musim ini bergulir terlebih dahulu. Sehingga, nantinya jika kompetisi sudah bergulir penjualan merchandise kembali menguat. (bai/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *